Opera Van Jekate

meet and greet yang saya tunggu2. sudah lama mau liat ve kalau meet and greet kayak gimana. kan biasanya dia gaji buta. cuma senyum2 menikmati teman2nya melucu.
saya pun datang ke meet and greet kali ini. apa lagi temanya drama komedi. emang ve bisa ngelawak? ngomong aja nggak bisa :p
buka puasa pake tom yum mie tarik. ternyata pedes banget -_- nggak habis 😦
oh iya, pas makan, ada shahrul gunawan sama anaknya lewat. meeen… masih imut aja ini om2. nggak kalah imut sama taemin shinee.

tuker tiket ternyata masih awal banget. dapat bingo 1. gak masalah, yang penting bisa liat ve sama ayen 🙂
dipanggil bingo ke 3. kalau biasanya sih masih dapat row 2 lah. tapi ini 1 bingo orangnya banyak. jadi ya dapat row 4 😀
oh iya, pas saya masuk, ada satu kursi di row 1 nggak ada orangnya tapi ada tasnya. saya tanya itu kursi kosong apa nggak. kan aturan nggak boleh tag kursi. iya kan? kalau udah masuk nggak boleh keluar kan? iya kan???
nah orang sebelahnya bilang itu kursi udah ada orangnya. saya mau protes tapi pak sekuriti bilang udah ada orangnya juga. hmmm….
saya lihat itu kursi ternyata ditempatin sama penonton cewek yang bingonya entah ke berapa. dia dianterin sama pak sekuriti. hmmm…
kenapa? cemburu? iya saya cemburu!!! saya juga cewek 😦 badan saya juga kecil dibanding cowok2 😦 itu orang juga cukup sering teater kok 😦
aku sedih 😦

overture. asli ini penonton senyap hahahaaa
kemudian sendy masuk dari tengah stage. pakai kebaya (?) yaa semacam kebaya pakaian adat gitu2 deh. terus ngomong ganbattenya jadi medhok, “ghanbhatte…”
dia bilang hari ini dia jadi dalang. merangkap sinden, pembantu umum, dan lain2. yaah semua peran pembantu mungkin.

Drama 1. Bawang merah bawang putih.
Via jadi gembel bawang putih. dia pake kaos putih sobek bahunya, dan lusuh. bentuknya kayak tokoh utama sinetron yang jadi orang miskin semiskin2nya. “Aku si dekil yg selalu tersiksa.
Sonya masuk stage. penonton heboh “woooaaahhh…“. gimana nggak heboh. sonya pake gaun hitam. ya bayangin sendiri lah dia montok begitu pake gaun hitam. beda tipis sama dia di junjou. rambutnya digerai belah tengah. “Aku si ibu tiri yg selalu cetar membahana.
Ve bawang merah. ini penonton nggak kalah heboh. ve pakai baju idol nante. entah bajunya siapa kok muat :p. “Aku si …. Selalu jahat cetar membahana.” lupa dia jiko apa, berserk sendiri saya :p
Diasta nenek sihir. pakai jubah hitam yang katanya itu tirai backstage, rambutnya gimbal, seram. “Aku selalu … Di hutangelap.

drama dimulai…
ceritanya bawang putih lagi nyuci, terus si ibu tiri datang ngomel2. disusul bawang merah. oke… ini sonya dapet banget ibu tirinya. dia nggak mau dipegang sama bawang putih. kasian bawang putih. kalau liat mukanya via itu akan timbul rasa iba di hati heheheeee (apaan siih)
bawang merah ikutan ibunya galak dan jahat sama bawang putih. eh tapi ada sesuatu yang beda sama bawang merah alias ve. apa ya…
bawang merah sama kayak ibunya, nggak mau dipegang sama bawang putih. bawang putih ngeles minta keringanan kerja sama ibunya dan bawang merah.
bawang merah, “who do you think you is?” mukanya ve songong banget. eh bentar… ada yang salah kayaknya… hmmm…
bawang putih disuruh nyuci baju di sungai. bajunya kaos dinas jkt yang warna merah hahahaa..
pas pada nyuruh bawang putih nyuci, ibu tiri dan bawang merah pergi ninggalin bawang putih. bawang merah, “bye.. (dibaca: bhai)
pas nyuci di sungai, ada satu baju yang hanyut. karena sungainya bohongan, jadi yang bikin hanyut si sendy. bajunya dibawa sendy pura2nya hanyut. sendy kan dalang merangkap properti hehehee
baju yang hanyut itu ditemukan oleh nenek sihir. nenek sihir muncul. diasta asli serem banget. saya sempat ragu itu diasta atau penunggu teater :p
bawang putih menginginkan bajunya kembali karena takut dimarahi ibu tirinya.
kembalikan bajuku
kamu mau ini kembali? ikutlah denganku.” nenek sihir mengajak alias memaksa bawang putih ke rumah nenek sihir.
ternyata nenek sihir memanfaatkan bawang putih untuk…. “nanti lantainya dipel ya. itu genteng bocor. nanti wc juga disedot ya” ini nenek sihir jadi kayak nenek yang butuh bantuan ngurus rumah -_-!
bawang putih menuruti nenek sihir karena dia ingin bajunya kembali.
melihat bawang putih rajin, nenek sihir mengembalikan bajunya. sekaligus memberikan hadiah kepada bawang putih. bawang putih disuruh memilih di antara 2 hadiah. buntelan kresek dan kotak amal charity event yang pura2nya kotak hadiah bagus :p
bawang putih tidak rakus, dia memilih buntelan kresek. dia ditanya kenapa tidak memilih yang kotak besar.
aku bukan siapa2..
sendy nyeletuk, “siapalah saya ini
aku butiran debu
sendy malah nyanyi butiran debu “aku terjatuh dan tak bisa…..” dan seterusnya.

sementara itu, di rumah bawang putih, bawang merah dan ibunya bercakap2. dari percakapan itu terdapat kejanggalan yang saya tangkap dari si bawang merah.
mah kayaknya aku terlalu jahat deh sama bawang putih” mamahnya bilang itu tidak terlalu jahat. dan seharusnya malah lebih jahat. lalu disebutkan untung2nya jadi jahat. seperti harta kekayaan warisan bawang putih nanti bisa jatuh ke tangan mereka.
bawang merah bertanya lagi, “apa untungnya sih ma jadi jahat?” ehrmm… nah kan beneran aneh ini bawang merahnya… si ibu tiri menjelaskan sekali lagi dari awal.
dan bawang merah masih menanyakan hal serupa hanya beda kalimat dan susunan kata. oke…. ini beneran deh, bawang merahnya bego. pantesan dari tadi kok berasa ada yang aneh.
penonton pun ikutan gerah melihat kelemotan bawang merah.
semakin banyak obrolan bawang merah, semakin tampak lemotnya. sempat terpikir saya mau oshihen saja >.<
kok pada bilang aku lemot sih? tau nggak IQ aku berapa?
berapa?” tanya ibu tiri.
fortieit…. bagus kaaaan” bawang merah ngomong ini dengan ekspresi penuh kepedean yang entah dari mana datangnya.
hilang ve yang anggun badai pendiam pemalu untouchable. menjadi gadis cantik yang super lemot+bego+polos+pede.
ada juga sonya ngomong apa gitu saya lupa ada kata2 surprise2nya. “hah? mamah stres?” oke… jadi nggak cuma lemot dan bego tapi juga budeg. saya yang stress liat kamu jadi begini ve -_-
bawang putih datang dari sungai. “kenapa lama???” bawang putih dituduh keasikan main.
ibu tiri dan bawang merah melihat bungkusan kresek yang dibawa bawang putih. “itu apa?“, tanya bawang merah kepo. “kamu habis nyolong ya?” bawang putih dituduh lagi.
ibu tiri dan bawang merah merampas kresek. setelah dibuka, isinya baju bagus. bawang putih berusaha mempertahankan baju itu. “itu punyaku. hadiah.
dalang alias sendy kaget melihat baju itu. “eh itu baju gw!!” bertiga tak memperdulikan sendy dan masih rebutan. “eh serius itu baju gw! cadangannya ini” maksud sendy baju itu cadangan kalau2 baju yang dia pakai sekarang ada masalah. “iya ntar dibalikin.
bawang putih masih kekeh.
who do you think you is?“, bawang merah ngejek bawang putih. eh? saya nggak salah denger?
are!!” ibu tiri membenarkan grammar anaknya. naaah bener kan ada yang salah.
is!! lagi tren.” bawang merah ngotot. ve yang salah satu member dengan kemampuan bahasa inggris bagus, jadi kayak begini… -_-
baju telah dirampas bawang merah dan ibu tirinya. bawang putih diiterogasi. bawang putih menceritakan bagaimana dia mendapat baju itu.
setelah itu bawang putih diusir. tapi sebelum pergi… “tunggu!!”, kata bawang merah. dia mengambil kresek yang dibawa bawang putih, “ini buat aku!” kenapa lagi ini bawang merah…-_-‘
“mamah dapat bajunya, aku dapat kreseknya.. ^^”, jelas bawang merah dengan ceria. *gubrak* aduuh rasanya udah kayak mau salto aja liat ve jadi kayak gini -_-”
ibu tiri punya rencana. bawang merah disuruh cuci baju dan menghanyutkan selendang ke sungai. terus minta hadiah ke nenek2. yaa begitulah pokoknya.

bawang merah berangkat ke sungai. sebenernya dia malas. yaah mukanya sih malas banget :p lalu selendangnya dihanyutkan. “aaaw hanyuuut…” dibuat2 tapi hanyutnya hahahaa
sendy mau melakukan tugasnya sebagai tukang hanyut cucian, tapi bawang merah gagal paham :p
singkat cerita si nenek sihir mendapatkan selendang bawang merah. bawang merah  bengong lemot. “kamu siapa?” tanya2 perkenalan gitu2 deh.
“ih nenek sihir kok bajunya modis gini sih”, nenek sihir yang seram pun goyah.
“ini beli di mana?”, “ini belinya di mangga dua.”, “ha masaak?”, “iya. 10000 dapat 3” sebelum obrolan melenceng terlalu jauh, dalang turun tangan dan mengembalikan ke script.
bawang merah diajak ke rumah nenek sihir dan disuruh beres2 rumah seperti bawang putih. tapi bawang merah malas. kerja nggak bener. ngomel2 sendiri.
nenek pun mulai jenuh. dia datang membawa kotak dan kresek. “ini kan yang kamu cari?”, “iya. eh ini juga^^” bawang merah nunjuk selendangnya. serius deh ini ve kerasukan apa bisa jadi kayak gini. bawang merah mengambil selendangnya dan kotak hadiah yang besar.
ehmmm… sebenernya saya takut waktu ve ambil selendangnya. takut kalau dia terbang dan kembali ke khayangan. eh salah, beda dongeng ya :p

bawang merah kembali ke rumah disambut ibu tiri dengan gembira karena melihat anaknya bawa kotak hadiah besar.
waktu kotak dibuka, nenek sihir tiba2 muncul. ibu tiri kaget setangah mati. ibu tiri dikutuk. sonya ditaburin ehmm.. sebenernya lebih mirip dilemparin, pakai bedak.
ibu tiri kepanasan. melihat ibunya kepanasan, bawang merah bertindak. “mamah kenapa?”, “panas…panas..”, “mamah kepanasan? bentar ya” dengan sigap bawang merah ke backstage mengambil sesuatu. dan yang diambil adalah…. hairdryer -_- terus sonya dihairdryerin sama ve. dengan ekspresi yang puas seolah sudah melakukan tindakan yang benar, seperti superhero.
melihat ibu tirinya tersiksa, bawang putih memohon kepada nenek sihir untuk mencabut kutukannya. karena kebaikan hati bawang putih, nenek sihir mencabut kutukannya. dengan syarat, ibu tiri minta maaf sama bawang putih dan tidak jahat lagi. setelah minta maaf, sonya ditaburin bedak sekali lagi. ibu tiri berhenti dari kepanasan.
bawang merah juga minta maaf, dia mengulurkan tangan, tapi pose tangannya kebalik. tangannya malah minta disungkemin, bukan mau sungkem, “oh kebalik ya^^” masih dengan ekspresi super pede tanpa dosa. lalu pelukan sama bawang putih. bawang putih kegirangan. mmm…. via sih bukan bawang putih. “asiik sama oshiiii” ekspresinya hepi banget pelukan sama ve.

dan begitulah cerita berakhir :p

sebelum lanjut drama berikutnya, sendy ngobrol sebentar sama penonton. penonton mau sendy nyinden atau nyanyi. sendy mau, tapi staf muterin lagu dangdut. sendy nggak mau, “tadi perjanjiannya nggak gitu.”
penonton malah disuruh berdiri semua. trus joget bareng2.


Drama 2. Maling kandang. Alias malin kundang. Sendy sendiri yg bilang malin kandang.
para pemain masuk…
Uty. “Sederhana dan baik hati, aye uty.” Salah daerah dia.
Kariin. “Kenalin…. Aye cece kaliin.” ceritanya dia jadi keturunan tionghoa
Dena. “Jauh2 dr jakarta ingin menjadi idol group. Aku dena.” tampang sombong pake jaket kostum lupa kostum apa.
Rica masuk. penonton heboh. “Pergi merantau dan …pada ibunya. Aku malindang alias rica leyona.” rica pake baju kayak pembantu. rambutnya diroll poni. beneran kayak pembantu bentuknya. tapi cakep dan manis nggak bisa bohong :p
Ayen masuk. penonton makin heboh. pake daster coklat batik entah punya emaknya siapa. rambut ada uban2nya. keriput sana sini. cengkring. bawa gayung. beneran saya kira itu nenek2 manaaa nyasar ke teater. “Emaknya malin kundang yg selalu bawa gayung. Aku nenek gayung.”

cerita mulai.
malin kundang pengen pergi ke jakarta mau jadi idol. dia bilang ke emaknya. “kamu mau ngapain ke jakarta?”, “mau ikut audisi. eh audisi apa audiso ya? *dibuat logat padang”. tapi emaknya tak mengizinkan. “nanti siapa yang nemenin emak?”.
terjadi perdebatan antara malin kundang dan emaknya. malin kundang tetep nekat mau pergi.
karena malin kundang kekeh, akhirnya emak gayung mengizinkan. “yo wis.. tapi nggak tak kasih sangu yo.” yaah ayen balik jadi jawa ^^ sangu itu uang saku atau bekal.
emak gayung yang sedih ditinggal anak semata wayangnya, dihibur 2 tetangganya, uty dan kariin.
pas rica sendirian di stage malah ngobrol sama sendy. hebring sendiri.

singkat cerita, malin kundang sampai di jakarta. lalu ikut audisi jekate lapan empat dan bertemu dena. penampilang malin kundang sudah berubah. memakai jaket laydown favorit member, boots, dan pernak pernik layaknya idol nasional.
“kamu siapa?”, “aku… melinda…” ceritanya malin kundang ganti nama.
“kamu?”, “aku dena”, “dena aja nih? nggak mau ganti?”, “nggak dena aja.”
lalu dena dan melinda mau nyanyi. berdua siap2 mau nyanyi. musik diputar. bisa diduga lah ya kalau musiknya dangdut. dena dan rica kaget. “nggak nggak nggak!!! tadi bukan ini!!”, “kan maunya nyanyi shonichi kok malah dangdut.” hyaaa entah sengaja atau tidak, staf salah muter lagu.
singkat cerita, kedua idol ini mengadakan konser tur. kebetulah padang dipilih sebagai salah satu tujuan tour.
malinda sedikit gugup karena itu adalah kampung halamannya. dan tibalah hari konsernya. ceritanya lompat2 cepet banget.
kedua idol tengah perform di atas panggung. tiba2 ada 3 orang lewat dari belakang saya duduk. ayen, uty, kariin lewat. kaget lah saya member lewat gitu XD
jadi ceritanya, emak gayung, cc kariin, sama uty nonton konser idol ibu kota. emak gayung mengenali salah satu idol itu sebagai anaknya, malinda.
emak langsung naik ke atas panggung. malinda pun gusar.
emak dan tetangga2nya mengenali malinda. tapi malinda tak mengakui. “katanya lo anak orang kaya?”, tanya dena ragu. “iiih ini siapa?”, malinda tak mengakui emaknya sambil mendorong emaknya hingga jatuh tersungkur.
“kamu di jakarta jadi idol kok nggak ngajak2 emak?”, emak gayung rewel pengen jadi idol juga -_-
percekcokan terjadi antara emak gayung dan malinda juga antara uty kariin dan dena. panggung jadi rusuh. dalang kewalahan.
karena sakit hati, emak mengutuk malinda. ayen naik ke kursi dalang. “eh jangan itu kursi aku..”, dalang tak mau kursinya diinjak emak gayung. “gpp bentar aja”, “pengen banget eksis ya dia.”
sambil menunjuk ke langit2 teater, emak mengucapkan sumpah serapahnya untuk malinda. “demi….” belum selesai emak mengucap, penonton menyahut, “tuhan!!!”
“demi apa pun.. aku kutuk kamu jadi patung.” langit kelip2 menurunkan kutukan emak gayung. pake efek lampu panggung sih sebenernya, dibikin kelip2 kayak ada petir gitu.
malinda pun menjadi patung. rica disuruh pose nungging sama sendy. rica nggak mau karena bajunya agak pendek, takut keliatan bagian belakangnya. tapi sendy ngotot, menggunakan wewenangnya sebagai dalang. rica hanya bisa nurut sama dalang.
“pegel…” rica mulai mengeluh karena sendy dan ayen sibuk sendiri membiarkan rica mematung.
“lagian siapa suruh jadi patung kayak gitu posenya. harusnya gini..” ayen mencotohkan gaya patung manekin2 model baju. yaaa bayangin sendiri pose manekin gimana biasanya.
tampak ayen dan sendy mengulur2 waktu mengerjai rica.
emak gayung sedih menyesali kutukannya. menangisi anaknya.

dan begitulah cerita berakhir.
pemain masuk ke backstage, tinggalah dalang sendiri.
sendy merasa punya kesempatan untuk eksis, setelah dari tadi tidak punya kesempatan eksis.

setelah ngeksis sebentar, para pemain kedua drama dipanggil.
ditanya kesan2 main drama. via sangat senang karena bisa dipeluk oshinya, ve.
setelah itu games bareng fans. 3 orang fans dipilih maju.
3 fans itu disuruh menirukan karakter di drama tadi.
pertama menirukan bawang merah. “aaauuwww haaanyuuuuttt…” bayangin lah itu ve dengan suara dan logatnya yang halus, tapi dibuat alias dipaksa genit centil. yaaa sukses bikin penonton heboh garuk2 kepala. eh, mmm… mungkin cuma saya sih yang garuk2 kepala.
fans ke dua menirukan dena. ” isshh dasar orang kampung sssssss”. pengucapan sssssss nya itu lho. sesuatu banget.
fans ke tiga menirukan dalang. “kehidupaaan bawang putih yang terrrrrsiksa” bayangin logat dalang ovj.
bukan member jeketi kalau cuma nyuruh begitu. 3 fans ini masih disuruh joget dulu. troll sampai nggak bisa tidur lah.
setelah puas mengerjain fans, 3 fans ini diberi hadiah kaos yang sebelumnya dipeluk member dulu. kaosnya yg dipeluk.
saya tutup mata pas ve meluk kaosnya XD

sesi terakhir ada foto bareng. kemudian keluar teater sambil hi-touch.
dan begitulah malam yang cukup rusak ini berakhir.
eh belum.. karena saya masih harus pegel nunggu taxi yang tak kunjung lewat, sedangkan busway sudah tutup 😦

Advertisements
Categories: 48zone | Tags: , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Opera Van Jekate

  1. ngakak bacanya, nulisnya kok bs lucu gitu sih.. jd serasa ikutan nnton langsung xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: